Inferensi Kausal (Epidemiologi)
Penulis
Penerbit
Essentia Medica
ISBN
979-533-313-5
Bahasa
Indonesia
Dilihat
2,175 kali
Ditambahkan
26 Apr 2022
Kategori
Sinopsis
Kemampuan menginferensi sebab-akibat merupakan ciri kelangsungan hidup yang penting. Ini merupakan suatu kemampuan yang dapat dipertajam pada manusia yang berpikir, namun juga dapat ditemukan dalam suatu bentuk pada binatang lain. Pertimbangkan misalnya anjing saya, seekor anjing penggembala yang
telah belajar menekan bel pintu saya bila ia ingin masuk ke dalam rumah. Perilaku ini tidak diajarkan dengan sengaja, saya juga tidak dapat menerima anggapan bahwa anjing tersebut mengamati orang-orang lain menekan bel supaya dapat masuk dan meniru perilaku ini, apalagi karena tidak ada tamu yang dapat mendekati rumah bila anjing tersebut berada di luar. Rupa-rupanya anjing ini, yang tidak seorangpun mengatakan sebagai luar biasa pintar, belajar sendiri bahwa jika ia berdiri di atas kaki belakangnya dan
menekan tombol bel pintu dengan kaki depannya, salah seorang di dalam akan membukakan pintu untuknya. Apakah perilaku ini hanya suatu pemutarbalikan yang bertentangan dengan percobaan Pavlov yang lazim, dengan anjing yang menekan bel dan orangorang yang menanggapi?
Ulasan Pembaca
Masuk untuk memberikan ulasan dan rating.
Masuk & Tulis UlasanBelum ada ulasan. Jadilah yang pertama!